share

Transformasi Digital PERURI dan Penguatan Reputasi di Industri Teknologi Keamanan

August 20, 2026

Oleh: Professional Review

PERURI meraih Indonesia PR Award 2026 di kategori Security Technology. Penghargaan ini mencerminkan penguatan reputasi di tengah transformasi digital dan ekspansi bisnis keamanan.

JAKARTA — Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) memperoleh Indonesia Public Relations Awards (IPRA) 2026 kategori Popular Companies–Security Technology. Penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa transformasi PERURI mulai membentuk positioning baru perusahaan sebagai pemain teknologi keamanan, tidak lagi semata-mata sebagai perusahaan pencetak uang dan dokumen sekuriti.

Penghargaan tersebut diterima Kepala Biro Corporate Communication & TJSL PERURI, Evan Septantyo Nugroho, dalam ajang 7th Anniversary Indonesia Public Relations Summit 2026 di Auditorium Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, 6 Agustus 2026. Menurut perusahaan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas konsistensi membangun reputasi sekaligus mengomunikasikan transformasi, inovasi, dan peran strategis PERURI di bidang high security technology.

Dari perspektif industri, capaian tersebut menarik karena berlangsung ketika batas antara industri security printing, keamanan digital, identitas digital, dan teknologi pemerintahan semakin menyempit. PERURI sejak 2019 memperluas kompetensi dari security printing menuju security digital, sebuah langkah yang secara fundamental mengubah struktur bisnis dan kebutuhan kapabilitas perusahaan.

Perubahan Struktur Bisnis

Transformasi PERURI perlu dilihat sebagai proses diversifikasi berbasis kompetensi inti. Selama puluhan tahun, perusahaan membangun keahlian dalam menjamin keaslian dan keamanan produk fisik. Kompetensi tersebut kemudian dikembangkan untuk menjawab kebutuhan keamanan di lingkungan digital.

Saat ini PERURI mengembangkan empat pilar bisnis, yaitu Banknote Printing Technology, Security Printing Technology, Digital Security Technology, dan Government Technology. Struktur tersebut menunjukkan bahwa perusahaan berusaha menghubungkan pengalaman dalam teknologi sekuriti dengan kebutuhan digital pemerintah dan dunia usaha.

Perubahan ini memiliki implikasi strategis. Ketika produk fisik semakin terdigitalisasi, sumber pertumbuhan tidak lagi hanya berasal dari kapasitas produksi, tetapi juga dari kemampuan menyediakan solusi yang menjaga autentikasi, identitas, integritas dokumen, dan keamanan transaksi.

Dengan demikian, keberhasilan transformasi PERURI akan semakin bergantung pada kemampuan perusahaan mengembangkan technology stack, sumber daya manusia digital, tata kelola data, serta kemampuan mengintegrasikan solusi ke dalam ekosistem pelanggan.

Penghargaan Digital dan Validasi Transformasi

IPRA 2026 bukan merupakan pengakuan yang berdiri sendiri. Sepanjang 2026, PERURI telah memperoleh sejumlah penghargaan yang berkaitan dengan transformasi digital.

Pada Januari, perusahaan memperoleh Indonesia Best Digital Innovation Award dengan predikat Excellent for Its Outstanding Digital Innovation dalam SWA Award. Penilaian tersebut mencakup keselarasan strategi digital dengan visi perusahaan, adopsi teknologi, tata kelola transformasi, serta dampak inovasi terhadap kinerja dan pengalaman pelanggan.

Pada Februari, PERURI kembali mendapatkan dua penghargaan dalam Digital Day 2026, termasuk Indonesia Top Digital Innovation Award 2026.

Kemudian pada Maret, perusahaan meraih Perusahaan Terbaik II kategori Transformasi Digital dalam Anugerah BUMN Award ke-15 Tahun 2026. PERURI menyebut modernisasi proses kerja internal melalui teknologi digital diarahkan untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan keandalan operasional.

Jika dilihat sebagai rangkaian, penghargaan tersebut menunjukkan adanya konsistensi agenda digital, bukan sekadar satu proyek teknologi.

Dari Efisiensi Menuju Model Bisnis Baru

Hal yang perlu diperhatikan adalah tujuan transformasi digital PERURI tidak berhenti pada efisiensi internal.

Perusahaan juga mengembangkan layanan digital seperti tanda tangan digital, stempel digital, track and trace, serta Digital ID. Perluasan tersebut menunjukkan pergeseran dari penggunaan teknologi sebagai instrumen produktivitas menuju teknologi sebagai bagian dari proposisi nilai bisnis.

Perubahan semacam ini memiliki konsekuensi terhadap model bisnis. Jika sebelumnya sebagian besar nilai perusahaan berasal dari produksi dokumen berkeamanan tinggi, kini peluang pertumbuhan juga dapat berasal dari layanan digital yang memiliki karakter lebih berulang dan berbasis teknologi.

Namun, model bisnis digital juga membawa tantangan baru. Persaingan tidak hanya datang dari perusahaan dengan pengalaman di bidang sekuriti, tetapi juga dari perusahaan teknologi, penyedia identitas digital, cybersecurity, cloud services, dan perusahaan teknologi global.

Karena itu, diferensiasi PERURI harus dibangun dari kombinasi kepercayaan, kompetensi keamanan, pemahaman terhadap kebutuhan pemerintah, dan kemampuan teknologi.

Kepercayaan sebagai Keunggulan Kompetitif

Dalam industri teknologi keamanan, reputasi memiliki nilai ekonomi yang cukup besar.

Pelanggan tidak hanya membeli perangkat atau layanan. Mereka membeli keyakinan bahwa sistem mampu menjaga keaslian, kerahasiaan, integritas, dan keberlangsungan layanan.

Karena itu, penghargaan IPRA 2026 relevan jika ditempatkan dalam konteks strategi reputasi. PERURI menyatakan komunikasi korporat digunakan untuk membangun pemahaman, memperkuat kepercayaan stakeholder, serta memastikan transformasi perusahaan dapat disampaikan secara relevan.

Bagi perusahaan yang menangani kebutuhan strategis pemerintah dan sektor usaha, kemampuan membangun kepercayaan dapat menjadi salah satu barrier to entry. Kompetensi teknis dapat dikembangkan, tetapi reputasi dan rekam jejak membutuhkan waktu.

Government Technology sebagai Area Strategis

Pilar Government Technology juga memberikan dimensi berbeda terhadap strategi PERURI.

Perusahaan memiliki pengalaman mendukung kebutuhan keamanan pemerintah, sementara perkembangan transformasi digital nasional menciptakan kebutuhan terhadap identitas, dokumen, dan layanan digital yang terpercaya.

Dalam konteks tersebut, pengembangan layanan digital PERURI dapat berfungsi sebagai jembatan antara kompetensi high security yang telah dimiliki perusahaan dan agenda digitalisasi pemerintahan.

Hal tersebut membuat transformasi PERURI tidak semata-mata relevan bagi pasar komersial. Perusahaan memiliki potensi untuk mengambil peran dalam penguatan ekosistem teknologi strategis nasional.

Tantangan Investasi dan Kapabilitas

Meski demikian, transformasi digital membutuhkan investasi berkelanjutan.

Perusahaan perlu memastikan bahwa infrastruktur teknologi terus diperbarui, keamanan sistem diperkuat, serta talenta dengan kompetensi digital tersedia dalam jumlah dan kualitas yang memadai.

PERURI sendiri menyatakan akan terus memperkuat sistem terintegrasi, infrastruktur teknologi informasi, dan kapabilitas sumber daya manusia digital. Langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan proses kerja yang lebih efisien, transparan, dan tetap memenuhi standar keamanan tinggi.

Dari sisi manajemen, tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara investasi teknologi dan penciptaan nilai. Transformasi yang berhasil bukan sekadar menghasilkan lebih banyak sistem digital, tetapi harus memberikan dampak terhadap produktivitas, kualitas layanan, pendapatan, dan kepuasan pelanggan.

Reputasi Harus Mengikuti Kinerja

Di titik ini, penghargaan komunikasi menjadi relevan sekaligus memberikan tantangan.

Pengakuan atas reputasi akan memiliki nilai strategis apabila konsisten dengan kinerja perusahaan. Jika komunikasi menyampaikan inovasi, maka inovasi tersebut perlu menghasilkan manfaat yang dapat diukur. Jika perusahaan memosisikan diri sebagai teknologi high security, maka standar keamanan harus menjadi bagian dari seluruh proses bisnis.

Dengan kata lain, reputasi harus menjadi refleksi dari kinerja, bukan pengganti kinerja.

PERURI tampaknya menyadari hubungan tersebut. Dalam pernyataannya setelah menerima IPRA 2026, perusahaan menekankan pentingnya keselarasan antara kinerja dan komunikasi yang konsisten.

Pendekatan ini akan semakin penting ketika perusahaan memasuki pasar digital yang lebih kompetitif.

Prospek Industri Keamanan Digital

Secara struktural, kebutuhan terhadap teknologi keamanan diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya digitalisasi transaksi, layanan publik, identitas, dokumen, dan proses bisnis.

Dalam kondisi tersebut, perusahaan yang memiliki pengalaman di bidang high security memiliki peluang untuk mengembangkan kompetensi tersebut menjadi solusi digital.

Namun, peluang tersebut tidak otomatis menjadi pertumbuhan. PERURI perlu terus memperkuat kemampuan inovasi, memperluas ekosistem kemitraan, memahami kebutuhan pelanggan, dan meningkatkan kecepatan pengembangan produk.

Kemampuan menggabungkan security mindset dengan digital mindset akan menjadi pembeda utama.

Penghargaan sebagai Indikator, Bukan Tujuan Akhir

Indonesia PR Award 2026 dapat dibaca sebagai salah satu indikator keberhasilan PERURI dalam mengomunikasikan perubahan identitas korporasinya.

Perusahaan yang dahulu sangat identik dengan pencetakan uang kini tengah membangun persepsi sebagai perusahaan teknologi keamanan dengan portofolio yang lebih luas.

Perubahan tersebut membutuhkan waktu. Namun, rangkaian penghargaan digital pada 2026, ditambah pengakuan di bidang public relations, menunjukkan bahwa transformasi tersebut telah mendapatkan validasi dari berbagai pihak.

Bagi industri, perkembangan ini memberikan gambaran bahwa transformasi perusahaan milik negara dapat dilakukan dengan memanfaatkan kompetensi historis sebagai fondasi untuk memasuki sektor teknologi baru.

Tantangan berikutnya adalah mengubah momentum tersebut menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Jika PERURI mampu mempertahankan kualitas keamanan, mempercepat inovasi, meningkatkan kapabilitas digital dan menjaga kepercayaan stakeholder, maka transformasi dari perusahaan security printing menuju perusahaan teknologi keamanan dapat menjadi salah satu contoh bagaimana perusahaan dengan mandat strategis beradaptasi terhadap perubahan struktur industri.

Sumber

SINDOnews — Perkuat Kepercayaan Publik, PERURI Raih Penghargaan Popular Companies di IPRA 2026