Jakarta — Perusahaan teknologi finansial Amartha meraih medali emas dalam kategori Pemberdayaan Ekonomi di ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025 berkat program unggulan bertajuk “Dari Akar Rumput, Untuk Masa Depan.”
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah pedesaan, khususnya di luar Pulau Jawa, yang selama ini kurang terlayani. Fokusnya mencakup pemberian akses permodalan, literasi keuangan, dan dukungan usaha yang berkelanjutan.
Head of Impact & Sustainability Amartha, Katrina Inandia, menjelaskan bahwa model bisnis yang diusung mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan inklusivitas dengan sistem penilaian kelayakan kredit berbasis kecerdasan buatan (AI). Pendekatan ini juga menghubungkan lembaga keuangan dan ritel dengan pelaku UMKM, sekaligus memberdayakan lebih dari 9.000 talenta muda di lebih dari 50.000 desa.
“Kesenjangan sosial dan ekonomi tidak bisa diatasi hanya dengan pendekatan komersial,” kata Katrina. “Karena itu, Amartha mengintegrasikan prinsip ESG dalam setiap penyaluran modal, agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat akar rumput.”
Strategi keberlanjutan Amartha dibangun di atas tiga pilar utama: Amartha Lestari (inisiatif lingkungan), Amartha Madani (pemberdayaan sosial), dan Amartha Bestari (pendidikan dan pengetahuan).
Hingga kini, program tersebut telah memberdayakan lebih dari 3,3 juta perempuan pelaku usaha dengan total penyaluran modal kerja lebih dari Rp35 triliun. Survei internal menunjukkan 77 persen mitra mengalami peningkatan pendapatan, 75 persen memperoleh keterampilan baru, dan 72 persen lebih mahir menggunakan ponsel pintar setelah pelatihan digitalisasi.
Selain itu, Amartha juga menjalankan program beasiswa Amartha Cendekia bagi pelajar sekolah menengah, mahasiswi di bidang STEAM, serta mahasiswi dari daerah terdepan Indonesia. Sejak 2022, sebanyak 480 pelajar telah menerima beasiswa ini.
“Penghargaan ini merupakan hasil sinergi kami dengan berbagai pihak yang memiliki misi sama untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas ekonomi di akar rumput,” tutup Katrina.